Anggota DPR RI Komisi V Fraksi PDIP Tinjau Kesiapan Pelaksanaan Proyek Jalan Tol Trans Sumatera Binjai-Langsa.

Senin, 6 Juli 2020 | 22:44 WIB
Binjai, MPOL:  Proyek pembuatan gorong gorong di jalan Medan Binjai di kilo meter 16 Diski Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang yang saat ini dikerjakan pihak Balai Jalan Nasional Kementerian PUPR Pusat mendapat pujian dan ucapan terimakasih warga setempat dan masyarakat yang melintasi jalan Medan menuju Kota Binjai. Warga salut dengan anggota dewan dari DPR RI Bob Andika Mamana Sitepu SH yang memperjuangkan perbaikan jalan yang rusak parah karena banjir.
Karena hampir 10 tahun lebih jalan tersebut selalu banjir kalau diguyur hujan lebat yang mengakibatkan lalu lintas macet sampai berjam jam. Masyarakat di sekitar lokasi sangat puas dengan cepat tanggapnya Bob andika Mamana dan Selamat Rasidi Simanjuntak, selaku Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Kementerian PUPR yang cepat mengambil kebijakan dan merespon keluhan dan keresahan masyarakat penguna jalan yang rusak parah akibat adanya aliran air ke sungai melimpah kejalan.
Bob Sitepu yang didampingi anggota. DPRD Sumut Sugianto Makmur dari Fraksi PDI Perjuangan mengatakan, banyaknya laporan dan keluhan masyarakat kepada dirinya mengenai jalan di km 16 Diski yang selalu banjir, akhirnya anggota DPR RI dari Dapil Sumut 3 ini menghubungi pihak Kementerian PUPR untuk memasang gorong gorong dengan membelah jalan. Saat ini dalam proses pengerjaan, ujar Bob Andika Mamana Sitepu SH saat meninjau kelokasi proyek itu, Sabtu (4/7/2020) pagi.
Selanjutkan anggota DPR RI ini meluncur kelokasi proyek Tol Trans Sumatera Binjai, Langkat, Langsa di daerah Tandem. Kedatangan anggota dewan ini merupakan kunjungan dapil yang diterima Hestu Budi Husodo dari pihak lelaksana kegiatan PT. Hutama Karya dan Selamat Rasidi Simanjuntak.
Saat melakukan peninjauan, Anggota DPR RI ini mengatakan, jalan tol merupakan sebuah program pemerintah yang bagus dan bermanfaat bagi semua orang. Konektifitas jalan yang direncanakan Presiden Jokowi yaitu menyambung dari daerah kesatu daerah lain sebagai bentuk jalan penghubung yang bertujuan agar dapat memberikan kelancaran pada kegiatan ekonomi terutama pada pendistribusian barang.
Kita minta Kementerian PUPR terus berkordinasi dengan Gubsu untuk membahas penentuan lokasi (penlok) agar disegerakan, supaya jangan terhambat pembangunan jalan tol ini. Jadi diharapkan akhir Agustus penetapan lokasi sudah disetujui Gubsu.
Dilokasi proyek jalan tol yang menjadi sorotan pusat, Bob Andika Sitepu menerima laporan dari pihak PT. Hutama Karya selaku perusahaan yang mengerjakan Jalan Tol Trans Sumatera secara bertahap dari Binjai dulu menuju Tanjung Pura, Pangkalan Brandan Langkat dan kemudian tembus Kuala Simpang dan Langsa Aceh.
Jalan tol ini dibangun sepanjang 130 kilometer yang masuk kedaerah Kabupaten Deli Serdang, Langkat meliputi 9 kecamatan dan 26 desa. Saat ini yang sedang dikerjakan sisa tanah Medan Binjai. Pembesan lahan jalan 50 persen dari tanah PTPN dan 694 bidang tanah yang mau dibebaskan 80
persen milik warga kata pihak PT. Hutama Karya. **