Ancaman Depresi Karena PSBB Jakarta, Rupiah Dan IHSG Terjungkal

Kamis, 10 September 2020 | 16:13 WIB

Medan, : Terjungkal, Itulah gambaran kinerja IHSG pada perdagangan hari ini. IHSG dibuka melemah di level 5.084,33. Dan sejauh ini IHSG sudah terpuruk 3.6% di level 4.962.05. IHSG menembus dua level psikologis sekaligus yakni level 5.200 dan 5.100.

“Penurunan IHSG hari ini sangat tajam seiring tekanan IHSG yang dilanda aksi jual massif,” ujar Pengamat Ekonomi Gunawan Benjamin kepada wartawan Kamis, (10/9/2020).

Dikatakan, mata uang Rupiah melemah hingga diatas level 14.900, atau tepatnya dikisaran level 14.914 per US Dolar.

Kinerja mata uang rupiah mengalami keterpurukan dan sangat berpeluang untuk mendekati level 15.000 per US Dolar, kata dosen Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) itu.

Kinerja pasar keuangan benar-benar terpuruk seiring buruknya sentimen negatif eksternal dan internal.

Salah satu sentimen negatif eksternal yang berpengaruh adalah ancaman perang dagang antara AS dan China. Serta dari domestik adalah pemberlakukan PSBB di Jakarta yang membuat kinerja pasar keuangan kembali masuk dalam tekanan jual.

Ada kemungkinan ancaman depresi yang bakal terjadi jika pusat ekonomi nasional justru mengalami gangguan karena kebijakan PSBB tersebut, tambahnya.

Menurutnya, muncul potensi depresi jika kebijakan tersebut dilakukan dalam waktu lama. Disisi lain, belum ditemukannya obat maupun vaksin menjadi masalah serius dan memperburuk gambaran kebijakan ekonomi.

Hal ini dikarenakan oleh penyebaran covid19 yang belum bisa dipastikan kapan akan berakhir, jelasnya.